Apa Yang Terjadi Jika Khilafah Dimulai Dengan Tentara, Wilayah dan Kekuasaan (Video)

Category: Khilafah, Video 0 0

Bismillaahirrahmaanirrahiim,

Kalau bicara tentang mengangkat Kholifah sebagai pemimpin tunggal ummat Islam, maka seringkali ummat ini condong mempertanyakan syarat-syarat keabsahan seberapa pantasnya seseorang itu menjadi Kholifah.

Diantara syarat-syarat yang sering dipertanyakan adalah apakah Kholifah yang diangkat sudah memiliki senjata, sudah memiliki tentara, sudah memiliki wilayah dan kekuasaan. Jika belum maka belum pantas disebut sebagai Kholifah tetapi hanya sebagai Amir kelompok atau jama’ah saja.

Tulisan dengan judul diatas Apa Yang Terjadi Jika Khilafah Dimulai Dengan Tentara, Wilayah dan Kekuasaan pertanyaan berikut akan terjawab dengan video singkat yang saya sertakan dibawah ini. Perlu saya beri catatan bahwa syarat diangkatnya seorang Kholifah harus ada tentara, wilayah dan kekuasaan hanyalah syarat hasil dari pendapat para ulama terutama pasca runtuhnya Khilafah Turki Utsmani pada 1924 M.

Hal ini kemungkinan karena anggapan fase Khilafah alaa Minhaj An Nubuwwah di akhir zaman dikembalikan kepada fase Khilafah alaa minhaj An Nubuwwah pada era Khulafaurrasyidin atau Kholifah empat yang terkenal; Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib”. Bisa lihat tulisan saya sebelumnya tentang hal ini Kenapa Mereka Belum Sampai Kepada Khilafah. Disana ada coretan analisa bicara tentang fase-fase dalam Islam kaitannya dengan kenapa kaum muslimin belum sampai kepada Kekholifahan.

Baiklah, menjawab pertanyaan syarat diatas, simak video singkat berikut ini oleh Al Ustadz Zulkifli Rahman, saat ini beliau diamanahkan sebagai Amir Daulah Indonesia Bagian Timur. Amir Daulah menceritakan tanya jawab seseorang secara pribadi kepada Kholifah Abdul Qodir Hasan Baraja disela kegiatan Kongres Mujahidin di Jogja tahun 2000 M. Cuplikan video ini diambil beberapa tahun lalu.

 

Related Articles

Add Comment