Penjelasan Sederhana Sistem Alloh dan Sistem Thoghut

Category: Catatan, Khilafah 0 0

Bismillaahirrahmaanirrahiim,

Tulisan saya kali ini akan berbicara ringkas soal Thoghut. Thoghut sendiri ada sesuatu yang sangat dibenci Alloh dan diwajibkan kepada orang-orang beriman agar menjauhi yang namanya Thoghut ini.

Bicara tentang thoghut memang rada-rada sensitif terutama bagi para aparat Negeri karena mereka sudah sering dijuluki thoghut oleh pihak tertentu. Benar? Kalau benar maka cocok melanjutkan baca artikel saya supaya anda bisa mendapat penjelasan thoghut yang sebenarnya. Atau barangkali anda sudah paham Alhamdulillah, target saya bagi pembaca yang belum paham atau mau cari tahu lebih detail tentang thoghut.

Baiklah, sebelum saya melanjutkan tentang topik sesuai judul Penjelasan Sederhana Sistem Alloh dan Sistem Thoghut, jika pembaca belum pernah tahu apa itu thoghut baiknya baca ini dulu Mengenal Sistem Hidup Menurut Al Qur’an  (recommended).

Seperti yang sudah dijelaskan, sistem hidup menurut Al Qur’an memiliki empat unsur: Kekuasaan, Keta’atan, Undang-Undang, Peradilan.

Kemudian sistem jika diartikan sebagai sistem maka yang kita kenal di dunia sistem hidup manusia saat ini adalah: Sistem Komunis, Sistem Demokrasi, Sistem Kerajaan. Sebenarnya banyak tapi cukup tiga ini saja yang diangkat sebagai contoh yang mudah.

Kembali kepada empat unsur sistem. Keempat unsur inilah yang ada dalam sebuah sistem dalam mengatur kehidupan manusia. Coba lihat rangkaian empat tadi dalam wujudnya sebagai sistem kehidupan dibawah ini. Saya coba gambarkan secara sederhana sebagai berikut:


Sebuah sistem akan berjalan ketika Pemimpin dalam sistem tersebut Menguasai ummatnya dan ummat merasa Dikuasai oleh pemimpinnya. Ummat Mentaati Pemimpin dan sama-sama antara ummat dan pemimpin Mentaati Aturan atau Undang-Undang yang mereka sepakati bersama dalam sistem tersebut. Barangsiapa yang melanggar Undang-Undang yang sudah disepakati maka akan mendapatkan Peradilan sesuai dengan kesalahan yang dilakukan berdasarkan Undang-Undang yang berlaku.


Catatan, kata tebal dengan warna Orange menandakan unsur-unsur sistem.

 

Gambaran diatas menunjukkan sebuah sistem berjalan dimana setiap unsur-unsur sistem saling mendukung. Apakah anda sudah mengerti sekarang bagaimana sistem itu berfungsi? Agar lebih paham coba kita lihat bagaimana sistem hidup bernegara di Indonesia ini bisa berjalan:


SISTEM HIDUP NEGARA INDONESIA BERLANDASKAN PANCASILA

Presiden sebagai pimpinan sistem Pancasila Menguasai rakyatnya dan rakyat harus merasa Dikuasai oleh Presiden melalui perantaraan struktur pemerintahan Indonesia sehingga dengan itu roda pemerintahan bisa berjalan. Rakyat harus Taat kepada Presiden serta bersama-sama antara rakyat dan Presiden beserta pemerintahannya harus Mentaati dan menjalankan Undang-Undang yang telah mereka sepakati, dalam hal ini UUD 1945 dan KUHP. Barangsiapa yang melanggar aturan atau UUD 1945 maka pelanggar akan Disidang sesuai kesalahan yang dilakukan berdasarkan Undang-Undang 1945.


Saya menandai empat unsur sistem dengan warna merah: Kekuasaan, Keta’atan, UUD 1945, Sidang Peradilan.

Keempat unsur ini berperan dalam sistem Negara Indonesia yang berlandaskan Pancasila. Kunci sebuah sistem adalah Aturan atau Undang-Undang yang diberlakukan. Dan kunci bisa berjalannya sebuah ajaran adalah Pemimpin ajaran yang memimpin rakyatnya untuk bersama-sama melaksanakan Undang-Undang yang telah disepakati. Tanpa adanya ajaran atau Undang-Undang mustahil sebuah sistem bisa wujud. Dan tanpa Pemimpin dalam sebuah sistem mustahil Ajaran atau Undang-Undang bisa ditegakkan.

Inilah yang dinamakan sistem hidup. Saya harap pembaca sudah paham sebelum dilanjutkan.

Sekarang saya akan berikan satu contoh rangkaian lagi, berikut saya ambil contoh pada sistem Islam.


SISTEM HIDUP ISLAMI, SISTEM KHILAFAH BAGI UMMAT MANUSIA

Kholifah sebagai pimpinan sistem Islam Menguasai ummat Islam/non Islam dan ummat harus merasa terikat dan Dikuasai oleh Kholifah melalui perantaraan struktur Kekholifahan Islam sehingga dengan itu roda kehidupan bisa berjalan. Ummat Islam/non Islam harus Taat kepada Kholifah sebagai warga Kekholifahan serta bersama-sama antara ummat dan Kholifah harus Mentaati dan menjalankan Undang-Undang yang telah Alloh wahyukan, dalam hal ini Al Qur’an dan Al Hadits. Barangsiapa yang melanggar aturan Al Qur’an dan Al Hadits maka pelanggar akan terancam NERAKA jika tidak bertaubat atau memilih Disidang dalam sistem Islami sesuai kesalahan yang dilakukan berdasarkan ketetapan Al Qur’an dan Al Hadits. Dan barangsiapa berbuat kebaikan maka Alloh menjanjikan balasan SURGA baginya sesuai dengan apa yang ditetapkan Alloh dalam Undang-Undang Al Qur’an dan Al Hadits.


Yang pertama adalah contoh sistem Indonesia yang berlandaskan Pancasila. Menurut Undang-Undang Pancasila dalam hal ini UUD 1945, Presiden merupakan pemimpin yang akan mengatur berjalannya sistem Pancasila. Maka sistem pancasila diwajibkan atas seluruh rakyat yang ada di Negara Indonesia. Tapi tidak berlaku bagi rakyat di luar Indonesia, seperti Singapore dan Malaysia.

Yang kedua adalah contoh sistem Islami yang berlandaskan Al Qur’an dan Al Hadits. Dalam sistem Islam atau dikenal juga dengan sistem Kekholifahan, seorang Kholifah merupakan pemimpin sistem yang akan memimpin ummat Islam dalam menjalankan sistem wahyu tersebut. Setiap ummat Islam punya kewajiban berada dibawah sistem Islami dan berlaku bagi seluruh ummat Islam dimana pun berada.

 

Kesimpulan akhir

Yang dimaksud dengan Sistem Thoghut adalah sistem dimana Undang-Undang yang digunakan bukan Al Qur’an dan Al Hadits untuk menggerakkan sistem, tetapi memakai hasil buatan manusia. Lihat rangkaian pertama, sistem Pancasila.

Yang dimaksud dengan Sistem Alloh adalah sistem Islami dimana Undang-Undang yang digunakan untuk menjalankannya menggunakan Al Qur’an dan Al Hadits. Menggunakan wahyu Alloh sebagai peraturan sistem hidup manusia. LIhat rangkaian kedua, sistem Islami/Khilafah.

Adapun seluruh pihak yang membantu sistem Thoghut tetap eksis seperti aparat Negara misalnya, tidaklah disebut sebagai Thoghut, tetapi disebut sebagai pendukung Thoghut.

Thoghut itu dimaksudkan kepada sistem, bukan dimaksudkan kepada personal.

Related Articles

Add Comment