Pernah Ketemu Orang Suka Teriak “Jihad! Jihad!” Silahkan Baca Ini Dulu

Category: Catatan 1 0

Ini adalah catatan saya untuk berbagi ilmu kepada sahabat yang lain.

Suatu hari saya diceritakan oleh seorang ustadz yang pernah sekian tahun terjun perang di Afganistan melawan Rusia. Seperti yang kita tahu atau mungkin pernah dengar bahwa peperangan di Afganistan itu termasuk peperangan yang dahsyat.

Nah beliau bercerita, dulu waktu di medan perang kalau sebelum ke medan pertempuran setiap mujahid akan memperlihatkan karismanya masing-masing. Maka disitu tampaklah mujahid yang super semangat sehingga disimpulkan bahwa itu mujahid yang benar-benar pemberani. Siap tempur dan bermental baja.

Disamping itu ada pula mujahid yang tampak biasa-biasa saja, tidak meninggalkan kesan positif dari pembawaannya. Malahan ada kesimpulan miring jangan-jangan orang model ini yang lari duluan di medan pertempuran. Memang tidak ada daya tariknya bahwa dia seorang mujahid yang siap bertempur.

Maka bermacam-macamlah kesimpulan untuk setiap para mujahid menurut apa yang tampak secara zhahir. Hingga kemudian mereka para mujahid bertemu musuh Rusia di medan pertempuran.

Rentetan bising peluru dan bom meledak dimana-mana tanpa bisa ditebak siapa yang lebih dahulu dijemput maut. Perang yang dahsyat. Tahu apa yang terjadi?

Kenyataan berkata lain, mereka yang tadinya kelihatan semangat seolah-olah siap tempur dan gagah berani justru tidak sedikit yang terkencing-kencing ketika bom meledak di samping mereka. Sebaliknya mujahid-mujahid yang tadinya terlihat loyo dan tidak menimbulkan kesan justru yang semangat maju bertempur. Ini kenyataan yang terjadi. Kenyataan melawan teori!

Inilah ilmu orang yang pernah terjun langsung di medan jihad. Ilmu berdasarkan praktek memang berbeda dengan ilmu berdasarkan teori dan analisa.

Sehingga pada kenyataan yang ada, jika terdapat orang-orang yang belum pernah berhadapan dengan jihad dan maut tapi melalui teriakan dan corong-corong berteriak jihad! jihad! maka bisa disimpulkan bahwa orang tersebut belum dapat dikategorikan karena belum tentu mewakili nyali dan semangat sebenarnya jika jihad itu benar-benar sudah di depan mata.

Related Articles

Add Comment