Al Ma’idah 51: Bacalah Beberapa Ayat Sebelum Dan Sesudahnya Semoga Paham

Category: Al Qur'an 4 0

Al Ma’idah ayat 51 menjadi viral di Indonesia terkait tuduhan penistaan agama yang dilakukan oleh pak Ahok. Ayat tersebut dianggap sebagai alat politik dalam kampanye untuk menjatuhkan calon yang lain terutama jika dalam urusan berbeda agama, dalam hal ini orang Islam menggunakan ayat tersebut agar tidak memilih calon pemimpin yang bukan dari kalangan ummat Islam.

Saya tidak mau berbicara mengenai soal diatas, disini saya hendak publish sepenggalan ayat-ayat terkait Al Ma’idah 51 mulai dari beberapa ayat sebelumnya hingga ke beberapa ayat sesudahnya. Penting!

Kalau diteliti, sebenarnya ada kaitannya ayat-ayat sebelum Al Ma’idah 51 dengan peristiwa Ahok yaitu pada ayat 48, 49 dan 50 hingga masuk ke ayat 51. Bacalah berulang-ulang semoga ketemu maksudnya. Apa yang dipahami cobalah tulis di komentar buat sharing.

Baiklah, kita masuk ke ayat-ayat penting yang saya cantumkan dibawah:

 


Al Ma’idah ayat 48

“Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu…”

 


Al Ma’idah ayat 49

“dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan mushibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik.”

 


Al Ma’idah ayat 50

“Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?”

 


Al Ma’idah ayat 51

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.”

 


Al Ma’idah ayat 52

“Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata: “Kami takut akan mendapat bencana”. Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.”

 


Al Ma’idah ayat 53

“Dan orang-orang yang beriman akan mengatakan: “Inikah orang-orang yang bersumpah sungguh-sungguh dengan nama Allah, bahwasanya mereka benar-benar beserta kamu?” Rusak binasalah segala amal mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang merugi.”

 


Al Ma’idah ayat 54

“Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui.”

 


Al Ma’idah ayat 55

“Sesungguhnya penolong kamu hanyalah Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan shalat dan menunaikan zakat, seraya mereka tunduk (kepada Allah).”

 


Al Ma’idah ayat 56

“Dan barangsiapa mengambil Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman menjadi penolongnya, maka sesungguhnya pengikut (agama) Allah itulah yang pasti menang.”

 

Semoga mendapat pencerahan baru setelah membaca sepenggal makna ayat-ayat Al Qur’an terkait Al Ma’idah 51 ini.

 

Related Articles

Add Comment