Mengenal Bapak Suripto Intelijen Legendaris Indonesia Tiga Jaman

Category: Catatan 72 0
  • Hari ini kita bahas sosok Soeripto, intel legendaris 3 zaman
  • Beberapa sumber menulis namanya “Suripto”, ada juga yang “Soeripto”. Kita pakai yg pertama saja.
  • Mantan Sekjen Departemen Kehutanan dan Perkebunan (1999-2001) ini dikenal kritis dan tajam dalam melakukan analisis intelijen.
  • Pisau analisis yang tajam, tentunya tak lepas dari kepiawaian Suripto dalam menganalisa data dan informasi.
  • Bagi Suripto, bagian terpenting dari produk intelijen adalah analisis. Ilmu intelijen harus dipelajari semua pihak.
  • Tanpa dibekali ilmu intelijen, analisis yang dibuat akan melenceng dari sasaran. -Suripto
  • Putra pasangan R. Djoko Said-Siti Nursyiah Lubis ini dikenal sederhana. Kendati sang ayah pernah menjabat sebagai Bupati Cirebon.
  • Bahkan saat menjadi mahasiswa di FH Unpad, Suripto sempat bekerja sebagai sopir taksi 4848 jurusan Bandung-Jakarta.
  • Sifat sederhana itu sejalan dengan faham sosialis yang dianut pria yang terlahir pada 20 November 1936 ini ketika menjadi mahasiswa.
  • Suripto pernah menjabat sebagai Kacab Gemsos (Gerakan Mahasiswa Sosialis), organisasi onderbouw Partai Sosialis Indonesia (PSI) di Bandung.
  • Tahun 1957-1964 menjadi periode perjuangan bagi Suripto untuk menghadang laju Nasakomisasi yang diusung Presiden Soekarno.
  • Suripto harus bertarung dengan kelompok mahasiswa komunis yang tergabung dalam Consentrasi Gerakan Mahasiswa Indonesia (CGMI).
  • Kesungguhan Suripto membendung tekanan Partai Komunis Indonesia (PKI) menarik perhatian petinggi Kodam VI Siliwangi, yg memang anti PKI.

Baca juga: Bapak Suripto (Mantan BIN): Tiga Syarat Pemimpin Ummat

  • Walhasil, terjadilah sinergi antara mahasiswa anti PKI dengan Kodam VI Siliwangi.
  • Sejak saat itulah anak sulung dari empat bersaudara itu bersentuhan dengan dunia intelijen yang sesungguhnya.
  • Bersama 9 aktivis mahasiswa Unpad dan ITB, Suripto mengikuti pendidikan dasar intelijen di Kodam VI Siliwangi di bawah Kharis Suhud.
  • Berbagai resiko pun harus siap dihadapi Suripto, termasuk hilangnya nyawa.
  • Suripto sempat dijatuhi hukuman 2 tahun penjara oleh PN Bandung, karena dituding terlibat dalam kerusuhan massa 10 Mei 1963.
  • Kerusuhan rasial itu muncul sebagai reaksi atas pembukaan “Poros Jakarta-Peking” oleh Presiden Soekarno.
  • Ketika itu, merebak aksi pembakaran mobil dan toko-toko milik warga keturunan Cina di seluruh wilayah Bandung.
  • Sikap anti PKI tidak pernah padam di benak Suripto. Ia melihat bahwa militer Indonesia ketika itu perlu diperkuat dgn pemikiran anti PKI.
  • Tidak cukup sebatas pemikiran, Suripto mengikuti pendidikan militer sukarela (Milsuk), setelah meraih gelar sarjana hukum pada 1964.
  • Setahun kemudian, Suripto direkrut Kostrad sebagai anggota Tim Sarjana Gabungan V Komando Mandala Siaga.
  • Di era Orde Baru, karier intelijen Suripto kian mencorong. 1966-1967 menjadi staf G (Gabungan) 1 Komando Operasi Tertinggi bidang intelijen.
  • Setidaknya, sikap anti PKI Suripto tersalurkan ketika bergabung dengan TNI-AD, yang notabene menjadi target serangan PKI.
  • Karir intelijen Suripto terus menanjak. 1967-1970, ia menjalankan tugas sebagai staf Kepala Badan Koordinasi Intelijen Negara (Bakin).
  • Analisis Suripto terkait berbagai persoalan bangsa semakin tajam, seiring dengan betambahnya pengalaman di lapangan.
  • Bersama Yuwono Sudarsono dan Fuad Hassan, Suripto menjadi tulang punggung Lembaga Studi Strategis (LSS).
  • Lembaga di bawah Dewan Pertahanan dan Keamanan Nasional (Wanhankamnas) Dephankam.
  • Pemikiran Suripto cukup memberi warna analisis2 LSS. Sayang, kiprahnya terhenti setelah Suripto menyatakan mengundurkan diri dari LSS.
  • Suripto mundur setelah Wakil Kepala Bakin Benny Moerdani minta agar Suripto diinterogasi di Bakin.
  • Interogasi itu diminta setelah Benny bertemu dengan Wakil Menlu Cina Han Nian Long di Cina pada 1981.
  • Saat itu Suripto mendapat tugas rahasia dari Menlu Mochtar Kusumaatmadja untuk menjajagi kemungkinan normalisasi hubungan Indonesia-Cina.
  • Memang, banyak pihak menolak normalisasi Indonesia-Cina mengingat bahaya laten komunis.
  • Menarik untuk disimak, Suripto yang sebelumnya anti komunis bisa berubah menjadi akomodatif terhadap penganut komunis.
  • Menurut pengakuan Suripto, tahun 1980 telah menjadi lembaran baru dalam kehidupannya.
  • Pertengahan tahun 1980 seorang ustadz berhasil meluruskan jalan hidupnya, sehingga dia bisa menjadi Muslim yang santun.
  • Sejak itu Suripto aktif dalam gerakan Tarbiyah yg kelak bertransformasi menjadi Partai Keadilan (Sejahtera) dan KAMMI.
  • 1986-2000, Suripto menjabat sebagai Ketua Tim Penanganan Masalah Khusus DIKTI/Depdikbud yang menangani masalah kemahasiswaan.
  • Sejumlah tuntutan hukum menghadang idialisme Suripto. Sempat dituding penguasa Orde Baru mendalangi peristiwa Malapetaka 15 Januari 1974.
  • Ali Moertopo menuding jaringan PSI dan eks Masyumi turut meletuskan peristiwa yg menewaskan 13 orang, 300 luka-luka, 775 orang ditahan itu.
  • Belakangan, banyak tokoh yang dibebaskan di pengadilan. Bahkan muncul sinyalemen, justru Ali Moertopo lah dalang peristiwa Malari.
  • Tuduhan paling menyakitkan adalah dugaan penyelewengan dana bantuan kemanusiaan Bosnia dari Komite Solidaritas Muslim untuk Bosnia.
  • Menurut Suripto, dia ke Bosnia pada Nov-Des 1992 mengemban misi Komite Solidaritas Bosnia untuk memasok senjata ke pejuang Muslim Bosnia.
  • Tudingan penyelewengan dana itu menyeruak ketika Suripto menjabat sebagai Sekjen Departemen Kehutanan dan Perkebunan sejak 1999.
  • Probosutedjo mengangkat kembali isu penggelapan saat Probo diancam akan diseret ke pengadilan oleh Suripto dalam kasus dana reboisasi.
  • Suripto tidak mundur sejengkal pun. Suripto tetap mengejar konglomerat hutan bermasalah, setidaknya terjaring 12 kasus.
  • Bahkan The Asia Wallstreet Journal menulis Suripto sebagai satu-satunya orang yang berani memberantas KKN di bidang kehutanan.
  • Akibat bersinggungan dengan konflik kekuasaan, Suripto dipecat oleh Presiden Abdurrahman Wahid, Maret 2001.
  • Sementara jabatan Menteri Kehutanan dan Perkebunan yang dijabat Nurmahmudi Ismail diciutkan menjadi Menteri Muda Kehutanan.
  • Suripto sempat ditahan Polda Metro Jaya terkait tuduhan dugaan korupsi & mark up pembelian 2 helikopter bekas pada 14 Desember 2000.
  • 3 bulan kemudian, salah 1 helikopter itu jatuh di Gunung Burangrang. Heli itu ditengarai digunakan Tommy Soeharto untuk melarikan diri.
  • Suripto dinilai terlalu sering melontarkan analisis yang bertentangan dengan polisi soal pelaku peledakan Bom Bali.
  • Mei 2001, Suripto dan Lembaga Studi Pertahanan dan Studi Strategis Indonesia (Lesperssi) dituduh membocorkan rahasia negara.
  • Disebut-sebut, anak buah Suripto tertangkap tangan mengumpulkan info rahasia sambil membawa senjata.
  • Ssebelumnya Suripto dituduh terlibat peledakan bom di Parkir Timur Senayan, saat berlangsung acara Istigotsah NU, 29 April 2001.
  • Tuduhan lain, Suripto juga mendalangi kerusuhan Sampit, seperti dituduhkan Gus Dur.
  • Walau penuh kontroversi, Suripto tetap diakui sebagai tokoh intelijen legendaris Indonesia.
  • Saat ini banyak perwira intelijen yang tidak dibekali ilmu intelijen sehingga analisis yang dibuat kurang sasaran. -Suripto

 

Sumber: https://chirpstory.com/li/292682

Related Articles

Add Comment