Surat Nasehat Dan Himbauan Kholifah Kepada Umat Ormas Orpol Nusantara

Category: Maklumat 0 0

Surat Nasehat Dan Himbauan Kholifah kepada Umat Ormas Orpol baik muslim maupun non muslim di Nusantara khususnya serta di dunia pada umumnya.

Berikut isi Surat Nasehat dan Himbauan dari Kholifah kami posting ulang agar surat penting ini dapat diketahui oleh seluruh lapisan masyarakat terutama di Indonesia.

 

 Bismillaahirrahmaanirrahiim,

NASEHAT DAN HIMBAUAN

Telah berlalu belasan tahun ke-Kholifahan Islam (Khilafatul Muslimin) dimaklumatkan(terlampir) dan untuk kesekian kalinya pada bulan suci Romadhon tahun ini(1437 H) kami sampaikan pada segenap komponen bangsa melalui instansi sipil maupun militer dan seluruh ormas/orpol Islam serta kaum muslimin pada umumnya bahwa kerusakan moral di berbagai dimensi telah sangat memperihatinkan orang-orang yang beriman, sementara kaum muslimin dilanda oleh perpecahan atas nama golongan-golongan Islam; sehingga ketentuan-ketentuan hukum Allah dan Rosul-Nya tidak dapat ditegakkan.

Marilah kita sadari bahwa Allah telah mengancam hamba-Nya yang berpecah-belah dan enggan bersatu apalagi yang menolak syariat; dengan ancaman api neraka. Sesungguhnya janji dan ancaman Allah itu pasti(surga itu pasti dan neraka pun pasti). Akan beranikah seorang hamba yang mengaku beriman menolak ketentuan hukum Allah karena membenarkan sesuatu yang bertentangan dengan ketetapan Allah dan Rosul-Nya?

Adapun terhadap non-muslim kita permaklumkan; bahwa bukanlah aturan buatan manusia/menurut kepandaian orang-orang yang mengaku beriman yang kita kehendaki, akan tetapi aturan Allah yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana pencipta alam semesta ini yang ingin kita tegakkan berdasarkan Al Quran dan As Sunnah; dimana secara pasti memerdekakan setiap hamba-Nya untuk menerapkan ajaran agamanya masing-masing berdasarkan kitab yang diyakini kebenarannya. Sungguh Allah itu Maha Kasih Sayang terhadap makhluknya. Maka; jika manusia menginginkan kehidupan sejahtera lahir batin dan mendapatkan keadilan dalam kehidupan bermasyarakat, tidaklah terdapat solusinya melainkan hanya dengan kembali bernaung dibawah ketentuan syariat Allah itu sendiri.

Firman-Nya:
“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (Qs. Al A’rof: 96)

Mustahil kiranya akan terdapat aturan hukum di muka bumi ini yang lebih adil dan lebih bijaksana daripada aturan/hukum Allah sampai kapanpun; sebab tidak ada manusia yang lebih hebat dan lebih bijaksana daripada Allah dan Rosul-Nya. Sadarilah bahwa warga Khilafatul Muslimin bukan berambisi kepemimpinan sebab hanya menghendaki keselamatan ummat di negeri yang kita cintai ini melalui kepemimpinan mereka dibawah naungan Islam(rahmatan lil’ alamin) dengan mendapatkan dukungan ABRI yang kuat dan tangguh, demi keutuhan bangsa dan kesejahteraan ummat. Bukankah di dalam negeri kita masih banyak Ulama dan para Cendikiawan?

Semoga para pemimpin bangsa dapat mengutamakan pembelaan terhadap bangsa dan negara demi keselamatan dunia dan akhirat, bukan membela bangsa dan negara dengan menolak/menentang ketentuan hukum Allah dan Rosul-Nya yang diancam neraka jahannam. Waspadailah politik adu domba dikalangan kaum muslimin yang disponsori oleh kaum yahudi sejak jaman dahulu kala sehingga ummat Islam terpecah belah dan gontok-gontokan sesamanya sehingga hilang lenyap kesatuan mereka.

Bersatulah…………….. Bersatulah……………..Bersatulah. Allahu Akbar.

Bandar Lampung, 01 Romadhon 1437 H
06 Juni 2016 M

Khalifah / Amirul Mu’minin
Abdul Qadir Hasan Baraja’

Related Articles

Add Comment