Mengenal Siapa Ustadz Mustafa Jailani dari Lampung

Category: Warga Khilafah 373 0

Ustadz Mustafa Jailani dari Lampung – Beliau lebih dikenal dengan sapaan pak Mus, singkatan dari pak Mustafa. Ustadz Mustafa adalah salahsatu anggota jamaah Khilafatul Muslimin yang sudah lama bergabung dan termasuk orang-orang awal di Khilafah ini. Beliau merupakan Da’i senior dalam dakwah Kekhalifahan Islam di Indonesia.

Saya telah lama mengenal beliau, Ustadz Mustafa Jailani. Tapi untuk lebih dekat lagi keakraban saya dengan beliau semenjak saya pindah tugas ke Bandar Lampung. Tugas disini adalah dalam urusan menegakkan Jamaah/Khilafatul Muslimin yang telah dideklarasikan sebagai Khilafah sejak awalnya.

Saya disini sudah setahun lebih dan berkenaan dengan Ustadz Mustafa Jailani, semua orang tahu kalau beliau orang baik dan taat dalam agama. Mudah bergaul dan suka menolong serta ramah merupakan wujud hari-hari beliau.

Ustadz Mustafa Jailani dari Lampung seorang Amir Wilayah

Ustadz Mustafa biasa dipanggil “Amir” oleh warga Khilafah. Panggilan dengan sebutan “Amir” bermakna Pimpinan. Hal ini karena amanah yang beliau emban selama belasan tahun sampai sekarang adalah sebagai Amir Wilayah Khilafatul Muslimin perwakilan Lampung Selatan.

Kini Wilayah Lampung Selatan sudah diubah nama menjadi Bandar Lampung. Lihat arsip berita tentang kepemimpinan Ustadz Mustafa Jailani dari Lampung pada link dibawah:

Baca Mereka Yang Memasuki Tahun Ke-Sebelas Memimpin Struktural Jama’ah

Dalam tingkat Struktural Kekhalifahan Islam/Khilafatul Muslimin ini, posisi sebagai Amir Wilayah cukup tinggi. Dan jika digambarkan dengan struktural kepausan Katolik, maka setara Uskup. Dimana tingkat Uskup bertanggung jawab dengan suatu wilayah yang ia ditugaskan menjaga nilai-nilai Katolik dalam wilayah tersebut.

Lebih tepat jika Struktural Khilafatul Muslimin ini dibanding-bandingkan dengan Struktural Kepausan Katolik. Disebabkan keduanya memiliki kesamaan; sama-sama Struktural agama dan sama-sama bergerak pada tingkat dunia, bukan Negara.

Maka sama dengan Struktural Khilafah yang saat ini, Ustadz Mustafa Jailani pada saat ini masih diamanahkan tugas Kekhalifahan sebagai seorang Amir Wilayah Bandar Lampung. Artinya, beliau bertangggung jawab dengan keadaan warga Khilafah yang berada di Bandar Lampung.

Adapun peristiwa yang baru saja terjadi yakni terjadi ledakan kompor gas pada Ahad 24 September 2017, maka itu murni sebuah kecelakaan. Tidak perlu mendengarkan media-media online, surat kabar hingga televisi yang memberitakan kejadian tersebut secara berlebihan.

Seperti biasa media mengaitkan soal kompor gas meledak dengan dugaan Terorisme. Sekali lagi masalah dugaan ini kembali berulang, walaupun kali ini salah sasaran. Tadinya Ustadz Mustafa Jailani disangka anggota Jaulah (Jamaah Tabligh) sebelum diketahui bahwa beliau adalah warga Khilafatul Muslimin.

Mereka pihak media menggoreng berita perihal Ustadz Mustafa hingga hangus hilang keasliannya. Na’udzubillah, padahal berbohong dalam pemberitaan adalah dosa yang dimurkai Allah.

Termasuk sangat disayangkan dengan sikap aparat keamanan yang dirasa sangat berlebihan dalam menangani masalah yang menimpa istri kedua Ustadz Mustafa Jailani.

Sampai tulisan ini diterbikan, kami belum mendapatkan berita terbaru tentang keadaan beliau Ustadz Mustafa Jailani bersama istri pertamanya yang kini sedang dalam masa pemeriksaan pihak kepolisian.

Kami berharap ada penyelesaian yang baik karena ini adalah masalah pribadi beliau, Ustadz Mustafa. Maka dari itu Warga Khilafah belum bisa ikut campur dalam masalah ini karena sudah diambil alih oleh pihak Aparat. Tapi tetap saja hal ini sangat merisaukan warga Khilafah se-Nusantara khususnya yang di Bandar Lampung.

Jadi diharapkan dari pihak kepolisian agar mengambil langkah tepat dan segera dalam menyelesaikan masalah kompor meledak tersebut.

Catatan Penting

Warga Khilafah adalah warga muslim atau non muslim yang sudah menyatakan diri bergabung dalam Jamaah/Khilafatul Muslimin. Proses bergabung melalui Baiat warga.

Baca Teks Baiat Bergabung ke Khilafatul Muslimin (Khilafah) di Indonesia

Related Articles

Add Comment